medina

Thursday, 4 September 2014

Untukmu Teman

untukmu teman..
Segala cerita tertuang
tanpa rahasia dan prasangka
canda tawa bebas terlepas
kesedihan, kegembiraan, duka, suka dan cita
Kebahagian lebih bermakna dan berwarna
Kesedihan tak terasa menyakitkan
Waktu yang di lalui menjadi lebih berarti, sarat makna dan warna
dan di kota ini..... segalanya lebih indah dan menyenangkan
hanya bisa memberi hadiah pertemanan dan persaudaraan
Terima kasih telah pernah menjadi bagian dari teman terbaik dan persahabatan



Seiring berjalannya waktu.....
Secoret kalimat merusak lembaran kertas itu
Andai kertas tersebut bisa kembali putih
Prinsip dan dasar hidup
selama ini perbedaan itu menjadi warna warni hidup
bagai bunga mekar tumbuh di halaman
warna warni yang terhampar
memperindah dan mewarnai hamparan


Sayang warna itu tercabut dari tanaman itu
Indahnya perbedaan menjadi duri
coretan tinta setajam duri yang mengoyak itu
Tak bisa ku berdiam diri...
karena ini terkait prinsip dasar
maaf... kau telah lukai dan mengoyak lembar kertas itu
maaf...  persaudaraan kita mungkin tak seberwarna seperti dulu
Kertas yang telah kau coret dan kau koyak dengan tanganmu sendiri
Tak bisa bersih dan utuh kembali.
maaf teman....


Monday, 22 July 2013

Mengenang 1 tahun meninggalnya Bapak



tanggal 23 Juli 2013 puasa hari ke 14


ramadhan tiba
ramadhan tahun ini berbeda dengan ramadhan tahun-tahun sebelumnya
seperti biasa, malam tiba..
bersiap untuk ke mushola menunaikan sunah shalat terawih

malam itu....
setiap kali akan mengawali rakat pertama sholat terawih
ku palingkan wajah menyusuri barisan jamaah pria
mencari-cari sosok bapak yang biasa sholat terawih berjamaah
walau hanya siluet bapak...
tapi ku tak menemukan jua...
... ternyata terawih tahun kemarin ..terawih terakhir bapak.. tahun ini tak kutemukan bapak di barisan jamaah pria..

malam itu...
di temani bulan yang bersinar terang
bertepatan malam bulan purnama
malam 15 ramadhan atau mendekati malam nuzulul quran Allah telah memintamu untuk kembali pada Nya..
kami iklas bapak..

Dan tahun ini adalah setahun bapak tak ada disisi kami...


Semoga bapak tenang disisiMu
Hanya doa yang bisa aku panjatkan untukmu
Terangkanlah kuburnya, lapangkanlah kuburnya
Ampuni dosa dan kesalahannya
Terima semua amal kebaikan dan ibadahnya.
Amin


teringat pula untuk beberapa tahun kebelakang tanggal 15 bulan islam my little angel terlahir .. walau Kau beri kesempatan untuk ku merawat dan menyayangimu sepenuh hati..
Tapi Kau punya rencana sendiri dengan memintanya kembali dari ku..

15 lahirnya my little angel dan 15 pula kau minta kembali bapak tercinta. 
Aku sadar kesempurnaan hanya milikMU.
dan Kau menyenangi dengan yang ganjil 

Aku yakin rencana ALLAH pasti indah
hanya manusia belum mengetahuinya
Hanya berharap dan berusaha yang terbaik dan mendapat ridho Nya


Friday, 5 July 2013

Kemeriahan HUT BNI Ke-67



Kemeriahan Ulang Tahun BNI KE-67


Acara Ulang tahun BNI Ke-67 diadakan di lapangan Akpol Semarang, yang di mulai pada pukul 06.00 WIB

Kegiatan diawali dengan jalan sehat dan Fun Bike


Mari gowes.....

 Yuk jalan biar sehat

Semangat.. bentar lagi nyampai

Bagi yang tak biasa berjalan kaki rute itu cukup untuk bermandi keringat dan membakar kalori (edisi lebay he…hee) 

Tapi cukup impas, sesampainya di garis finish …(kemarin ada garis finishnya gak ..ya..?)

Peserta langsung di suguhi menu khas semaramg yang menggugah selera dan menggelitik gerak peristaltic usus  untuk diserbu.. kalap….. Peserta sarapan dengan menu khas semarang yaitu soto semarang, pecel dan nasi ayam… hemmm nikmat.. ini doyan atau lapar ya…

Boleh nambah kecap dan sambel kok... he...he...
Eit tapi tunggu nanti sampah daunnya di buang di tempat sampah ya…

Kan kita   go green       Save our earth”

Tumbler

Keunikan pada ultah tahun 2013 ini yaitu dengan tema less paper, less energy, less emission.

Ini Tumblerku.. mana tumblermu....

Para peserta  di bagikan tempat minum Tumbler secara gratis untuk peserta  jalan sehat dengan  voucher dengan maksud agar tempat tersebut dapat diisi ulang dengan air gallon A…….  yang telah disediakan panitia yang jumlahnya lumayan banyak.

Tempat makanannyapun tanpa memakai stereofoam tapi  memakai daun yang apabila gtelah selesai langsung bisa dibuang ke tempat sampah dan bisa terurai.
Kalau bukan dimulai dari kita siapa lagi yang akan menjaga bumi dari kerusakan..ayo jaga lingkungan…



Mari di borong

Ada stan-stan bagi karyawan  yang mau belanja..monggo bagi ibu-ibu, mbak-mbak, mas-mas, atau bapak-bapakpun boleh juga memborong untuk isteri-isterinya..he…he…
Mari di borong….


Acara Family Gathering dalam rangka menyambut HUT BNI KE -67 ini di buka oleh pemimpin 46 BNI


Dilanjut unjuk kebolehan yang dimeriahkan oleh perwakilan dari masing-masing cabang .
Seru… ternyata ada bakat terpendam…. Bisa nih




di balik.. panggung


Sebelum tampil..exis dulu yah

Wajahpun rela...

Kemeriahan ini terlihat dengan begitu menyalanya warna orange dan hijau.....  warna corporate 46 BNI




Di selangi pembagian doorprice


Ayo.. Siapa yang berani ambil doorprice.. hadapi aku dulu ..... he.......he..




doorprice


Tapi sayang kami belum beruntung untuk doorpricenya… tapi cukuplah kami mendapat soto dan nasi ayamnya..he….he….dan tumbler..


Selamat ulang tahun 46 BNI Yang ke 67
Semoga menjadi Bank kebanggaan bangsa


Bertepatan dengan tanggal 5 Juli 2013 ini selamat Ulang Tahun BNI maaf baru sempat mengapresiasikan tulisan ini sekarang.

Dedicated to Mas Yudy S. Solihin…
Semangat ya.. selalu memberikan yang terbaik untuk negara. Selamat berkarsa dan berkarya

*Terimakasih mas Dani dan Onny untuk beberapa foto hasil jepretannya... 

Friday, 28 June 2013

Secuil Cerita Teman Sejati

Secuil Cerita Teman Sejati

Suatu sore saat sedang berada di toko mebel daerah dekat perempatan Milo. Saya melihat seorang bapak dengan keterbatasannya (maaf hanya mempunyai satu kaki) tapi subhanallah beliau tidak mau meminta – minta, beliau berjualan koran di pinggir jalan. Timbul rasa iba saya untuk memberi sedeqah buat beliau. Dari saran suami, saya sadar mungkin tidak semua orang yang berketerbatasan mau menerima pemberian dari orang lain, atau mengharap pemberian/belas kasih  dari seseorang. Beliau gigih untuk berjuang mencari nafkah dengan usahanya  sendiri.

Entah kenapa dari hati saya yang paling dalam ingin sekali memberi sesuatu untuk berbagi dengan beliau. Kemudian saya mempunyai ide untuk membeli koran tersebut, walaupun di rumah  sudah berlangganan koran. Saat membayar koran, saya sengaja memberi uang lebih dari harga koran tersebut. Saat bapak penjual koran itu hendak memberikan uang kembali, saya menolak dengan halus. Walaupun nominal mungkin tak seberapa banyaknya, tapi hati ini merasa lega, senang, karena bisa berbagi dengan bapak penjual koran itu.

Setelah itu saya melanjutkan perjalan ke Java Mall. Setelah melewati perempatan pertama, sampailah saya pada perempatan yang ke dua; perempatan Metro (dekat Java Mall). Posisi di perempatan tersebut lampu traffic light menyala hijau, sehingga motor yang kami naiki langsung jalan. Posisi motor kami berada di posisi paling kiri dekat dengan pedestrian dan sebelah kanan motor kami ada sebuah mobil. Motor melaju dengan kecepatan standar 40 km/jam. Tiba – tiba dari arah sebelah kanan kami (seberang kami) ada motor laki melaju dengan kecepatan tinggi, menghindari mobil yang berada di sebelah kanan motor kami. Motor laki tadi menghindari mobil tersebut dengan mengarahkan motornya ke arah kanan / malah ke arah yang banyak motor  berhenti (berlawanan dengan posisi motor saya) apabila di pikir secara logika motor tadi seharusnya melajunya ke arah motor kami yang lebih sepi dan arah nya tepat menuju jalan. Jarak motor laki itu dengan motor kami hanya selisih dua jengkal tangan. Subhanallah.. ALLAH telah menghindarkan kami berdua dari bahaya kecelakaan.

Sungguh nikmat sedeqah yang nominalnya tak seberapa itu telah menjauhkan kami dari mara bahaya dan celaka. Itulah jawaban kenapa pada saat melihat bapak penjual koran yang mempunyai keterbatasan fisik itu timbul rasa ingin sekali berbagi. Ternyata ALLAH langsung menunjukkan kekuatan sedeqah dan nikmatnya bersedeqah.

Ini hanya secuil cerita dari kami, yang hanya ingin berbagi bahwa janji Allah itu benar. Sesuatu pemberian yang diberikan secara iklas , ALLAH pasti akan membalasnya dengan berlipat – lipat. Dengan cara yang tak akan di sangka – sangka oleh hambaNya. Tak akan habis bila di berikan di jalan ALLAH.

Marilah kita senantiasa berlomba – lomba dan saling mengingatkan dalam hal kebaikan, mencari teman sejati: -yaitu amal-, dan ibadah. Semoga kita menjadi orang – orang yang beruntung. Amin.

Tuesday, 25 June 2013

Wisata Pantai Bandengan

Tertulisnya cerita ini karena suami sering menanyakan tentang perjalanan kami ke Pantai Bandengan  apakah sudah dimasukkan Ke Blog? 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuJdyd5oXrmwb2jpqmXSxV9fdJRJ4cTyotqQLqv6JOkJS_bHEkw1_mzSOvmsIG0Q2bsgQypJ-PRcwXm1fje4LBKlO7GgHUmyeIZCAR7CsEgP86Rn1VLA7n2bfEh92gkKhayOtlQxkeUAw/s1600/Copy+of+DSC09448+%255B640x480%255D.JPG
Pintu Masuk ke Pantai Bandengan

Tak hanya Pantai Sanur di Bali yang mempunyai pantai pasir putihnya ternyata di pantai utara Jawa Tengah pun,  mempunyai pantai yang tak kalah indahnya dengan pantai sanur di Bali.

Pasir putih Pantai Bandengan

Asyik menikmati.. pasir putih dan laut

Main bola voli pantai di pasir putih

Pasir putih Bandengan
Pantai ini bernama Pantai Bandengan Jepara. Pantai Bandengan berjarak sekitar 7 KM dari pusat kota Jepara. 
Pantai Bandengan tepatnya terletak di desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Asal-mula pantai ini dinamakan bandengan konon menurut legenda dikisahkan Amir Hasan putra Sunan Muria yang diperintahkan untuk pergi memperdalam dan sekaligus mengembangkan ilmu agama ke Kepulauan Karimunjawa dan sesampainya di daerah pantai ternyata terdapat banyak ikan bandeng, sehingga dinamakan Pantai Bandengan. Tempat ini dulu merupakan tempat yang disenangi oleh R.A Kartini bersama bangsawan Belanda pada masa itu. Pantai ini disebut juga dengan Pantai Tirta Samudra  







Panorama yang disajikan berupa hamparan pasir putih yang luas, pantai yang tenang, air yang jernih dan bersih belum terkontaminasi polusi serta rimbunnya pepohonan pandan di sepanjang bibir pantai.

Kami di sana untuk menyegarkan kembali pikiran yang selama ini selalu terjebak oleh rutinitas pekerjaan. Di sana kami bermain Voli pantai, berperahu, berenang ataupun hanya berjalan-jalan di sepanjang tepi pantai sambil menikmati putihnya pasir.


Bola Voli Pantai



Serunya main perahu

Tapi sayang kami melewatkan pulau di tengah laut yaitu pulau Panjang. Konon katanya pulau tersebut mempunyai kekayaan alam yang indah terdapat berbagai macam flora dan fauna. Untuk mencapai pulai ini pengunjung bisa menyewa perahu atau kapal.

















Panorama lain yang tak kalah indahnya yang ditawarkan oleh alam yaitu saat suasana terbenamnya matahari di ufuk barat. Senja di Pantai Bandengan dengan menikmati sunset ditemani sajian makanan yang ditawarkan dari masakan tradisonal jawa hingga masakan eropa.



 

Wisata di pantai utara yang tak boleh dilewatkan bila anda berkunjung ke Jawa Tengah


  
*ijin untuk beberapa foto....