untukmu teman..
Segala cerita tertuang
tanpa rahasia dan prasangka
canda tawa bebas terlepas
kesedihan, kegembiraan, duka, suka dan cita
Kebahagian lebih bermakna dan berwarna
Kesedihan tak terasa menyakitkan
Waktu yang di lalui menjadi lebih berarti, sarat makna dan warna
dan di kota ini..... segalanya lebih indah dan menyenangkan
hanya bisa memberi hadiah pertemanan dan persaudaraan
Terima kasih telah pernah menjadi bagian dari teman terbaik dan persahabatan
Seiring berjalannya waktu.....
Secoret kalimat merusak lembaran kertas itu
Andai kertas tersebut bisa kembali putih
Prinsip dan dasar hidup
selama ini perbedaan itu menjadi warna warni hidup
bagai bunga mekar tumbuh di halaman
warna warni yang terhampar
memperindah dan mewarnai hamparan
Sayang warna itu tercabut dari tanaman itu
Indahnya perbedaan menjadi duri
coretan tinta setajam duri yang mengoyak itu
Tak bisa ku berdiam diri...
karena ini terkait prinsip dasar
maaf... kau telah lukai dan mengoyak lembar kertas itu
maaf... persaudaraan kita mungkin tak seberwarna seperti dulu
Kertas yang telah kau coret dan kau koyak dengan tanganmu sendiri
Tak bisa bersih dan utuh kembali.
maaf teman....
Sebuah kisah terlahir dari untaian kata yang terangkai, kisah hari ini menjadi sejarah/kenangan di masa depan. Kisah masa depan merupakan pengharapan/doa. Semoga kisah ini menjadi saksi abadi di masa depan. Harapku...
Thursday, 4 September 2014
Wednesday, 23 July 2014
Thursday, 1 August 2013
Monday, 22 July 2013
Mengenang 1 tahun meninggalnya Bapak
tanggal 23 Juli 2013 puasa hari ke 14
ramadhan tiba
ramadhan tahun ini berbeda dengan ramadhan tahun-tahun sebelumnya
seperti biasa, malam tiba..
bersiap untuk ke mushola menunaikan sunah shalat terawih
malam itu....
setiap kali akan mengawali rakat pertama sholat terawih
ku palingkan wajah menyusuri barisan jamaah pria
mencari-cari sosok bapak yang biasa sholat terawih berjamaah
walau hanya siluet bapak...
tapi ku tak menemukan jua...
... ternyata terawih tahun kemarin ..terawih terakhir bapak.. tahun ini tak kutemukan bapak di barisan jamaah pria..
malam itu...
di temani bulan yang bersinar terang
bertepatan malam bulan purnama
malam 15 ramadhan atau mendekati malam nuzulul quran Allah telah memintamu untuk kembali pada Nya..
kami iklas bapak..
Dan tahun ini adalah setahun bapak tak ada disisi kami...
Semoga bapak tenang disisiMu
Hanya doa yang bisa aku panjatkan untukmu
Terangkanlah kuburnya, lapangkanlah kuburnya
Ampuni dosa dan kesalahannya
Terima semua amal kebaikan dan ibadahnya.
Amin
teringat pula untuk beberapa tahun kebelakang tanggal 15 bulan islam my little angel terlahir .. walau Kau beri kesempatan untuk ku merawat dan menyayangimu sepenuh hati..
Tapi Kau punya rencana sendiri dengan memintanya kembali dari ku..
15 lahirnya my little angel dan 15 pula kau minta kembali bapak tercinta.
Aku sadar kesempurnaan hanya milikMU.
dan Kau menyenangi dengan yang ganjil
Aku yakin rencana ALLAH pasti indah
hanya manusia belum mengetahuinya
Hanya berharap dan berusaha yang terbaik dan mendapat ridho Nya
Friday, 5 July 2013
Kemeriahan HUT BNI Ke-67
Kemeriahan Ulang Tahun BNI KE-67
Acara
Ulang tahun BNI Ke-67 diadakan di lapangan Akpol Semarang, yang di mulai pada
pukul 06.00 WIB
Kegiatan
diawali dengan jalan sehat dan Fun Bike
Mari gowes..... |
Yuk jalan biar sehat |
Semangat.. bentar lagi nyampai |
Bagi
yang tak biasa berjalan kaki rute itu cukup untuk bermandi keringat dan membakar
kalori (edisi
lebay he…hee)
Tapi
cukup impas, sesampainya di garis finish …(kemarin ada garis finishnya gak ..ya..?)
Peserta
langsung di suguhi menu khas semaramg yang menggugah selera dan menggelitik
gerak peristaltic usus untuk diserbu..
kalap….. Peserta sarapan dengan menu khas semarang yaitu soto semarang, pecel
dan nasi ayam… hemmm nikmat.. ini doyan atau lapar ya…
Boleh nambah kecap dan sambel kok... he...he... |
Eit
tapi tunggu nanti sampah daunnya di buang di tempat sampah ya…
Kan
kita go green “Save
our earth”
Keunikan
pada ultah tahun 2013 ini yaitu dengan tema less
paper, less energy, less emission.
Para
peserta di bagikan tempat minum Tumbler secara gratis untuk peserta jalan sehat dengan voucher dengan maksud agar tempat tersebut
dapat diisi ulang dengan air gallon A…….
yang telah disediakan panitia yang jumlahnya lumayan banyak.
Tempat
makanannyapun tanpa memakai stereofoam tapi
memakai daun yang apabila gtelah selesai langsung bisa dibuang ke tempat
sampah dan bisa terurai.
Kalau
bukan dimulai dari kita siapa lagi yang akan menjaga bumi dari kerusakan..ayo jaga
lingkungan…
Mari di borong |
Ada
stan-stan bagi karyawan yang mau belanja..monggo
bagi ibu-ibu, mbak-mbak, mas-mas, atau bapak-bapakpun boleh juga memborong
untuk isteri-isterinya..he…he…
Mari
di borong….
Dilanjut
unjuk kebolehan yang dimeriahkan oleh perwakilan dari masing-masing cabang .
Seru…
ternyata ada bakat terpendam…. Bisa nih
Kemeriahan
ini terlihat dengan begitu menyalanya warna orange dan hijau..... warna corporate 46
BNI
Di
selangi pembagian doorprice
Tapi
sayang kami belum beruntung untuk doorpricenya… tapi cukuplah kami mendapat
soto dan nasi ayamnya..he….he….dan tumbler..
Selamat
ulang tahun 46 BNI Yang ke 67
Semoga
menjadi Bank kebanggaan bangsa
Bertepatan
dengan tanggal 5 Juli 2013 ini selamat Ulang Tahun BNI maaf baru sempat mengapresiasikan tulisan ini sekarang.
Dedicated
to Mas Yudy S. Solihin…
Semangat
ya.. selalu memberikan yang terbaik untuk negara. Selamat berkarsa dan berkarya
*Terimakasih mas Dani dan Onny untuk beberapa foto hasil jepretannya...
*Terimakasih mas Dani dan Onny untuk beberapa foto hasil jepretannya...
Friday, 28 June 2013
Secuil Cerita Teman Sejati
Secuil Cerita Teman Sejati
Suatu sore saat sedang berada di toko mebel daerah dekat perempatan
Milo. Saya melihat seorang bapak dengan keterbatasannya (maaf hanya
mempunyai satu kaki) tapi subhanallah beliau tidak mau meminta – minta,
beliau berjualan koran di pinggir jalan. Timbul rasa iba saya untuk
memberi sedeqah buat beliau. Dari saran suami, saya sadar mungkin tidak
semua orang yang berketerbatasan mau menerima pemberian dari orang lain,
atau mengharap pemberian/belas kasih dari seseorang. Beliau gigih
untuk berjuang mencari nafkah dengan usahanya sendiri.
Entah kenapa dari hati saya yang paling dalam ingin sekali memberi
sesuatu untuk berbagi dengan beliau. Kemudian saya mempunyai ide untuk
membeli koran tersebut, walaupun di rumah sudah berlangganan koran.
Saat membayar koran, saya sengaja memberi uang lebih dari harga koran
tersebut. Saat bapak penjual koran itu hendak memberikan uang kembali,
saya menolak dengan halus. Walaupun nominal mungkin tak seberapa
banyaknya, tapi hati ini merasa lega, senang, karena bisa berbagi dengan
bapak penjual koran itu.
Setelah itu saya melanjutkan perjalan ke Java Mall. Setelah melewati
perempatan pertama, sampailah saya pada perempatan yang ke dua;
perempatan Metro (dekat Java Mall). Posisi di perempatan tersebut lampu traffic light menyala hijau, sehingga motor yang kami naiki langsung jalan. Posisi motor kami berada di posisi paling kiri dekat dengan pedestrian
dan sebelah kanan motor kami ada sebuah mobil. Motor melaju dengan
kecepatan standar 40 km/jam. Tiba – tiba dari arah sebelah kanan kami
(seberang kami) ada motor laki melaju dengan kecepatan tinggi,
menghindari mobil yang berada di sebelah kanan motor kami. Motor laki
tadi menghindari mobil tersebut dengan mengarahkan motornya ke arah
kanan / malah ke arah yang banyak motor berhenti (berlawanan dengan
posisi motor saya) apabila di pikir secara logika motor tadi seharusnya
melajunya ke arah motor kami yang lebih sepi dan arah nya tepat menuju
jalan. Jarak motor laki itu dengan motor kami hanya selisih dua jengkal
tangan. Subhanallah.. ALLAH telah menghindarkan kami berdua dari bahaya
kecelakaan.
Sungguh nikmat sedeqah yang nominalnya tak seberapa itu telah
menjauhkan kami dari mara bahaya dan celaka. Itulah jawaban kenapa pada
saat melihat bapak penjual koran yang mempunyai keterbatasan fisik itu
timbul rasa ingin sekali berbagi. Ternyata ALLAH langsung menunjukkan
kekuatan sedeqah dan nikmatnya bersedeqah.
Ini hanya secuil cerita dari kami, yang hanya ingin berbagi bahwa
janji Allah itu benar. Sesuatu pemberian yang diberikan secara iklas ,
ALLAH pasti akan membalasnya dengan berlipat – lipat. Dengan cara yang
tak akan di sangka – sangka oleh hambaNya. Tak akan habis bila di
berikan di jalan ALLAH.
Marilah kita senantiasa berlomba – lomba dan saling mengingatkan
dalam hal kebaikan, mencari teman sejati: -yaitu amal-, dan ibadah.
Semoga kita menjadi orang – orang yang beruntung. Amin.
Tuesday, 25 June 2013
Wisata Pantai Bandengan
Tertulisnya cerita ini karena suami sering menanyakan tentang perjalanan kami ke Pantai Bandengan apakah sudah dimasukkan Ke Blog?
Pintu Masuk ke Pantai Bandengan |
Tak hanya Pantai Sanur di Bali yang mempunyai pantai pasir putihnya ternyata di pantai utara Jawa Tengah pun, mempunyai pantai yang tak kalah indahnya dengan pantai sanur di Bali.
Pasir putih Pantai Bandengan |
Asyik menikmati.. pasir putih dan laut |
Main bola voli pantai di pasir putih |
Pasir putih Bandengan |
Pantai ini bernama Pantai Bandengan Jepara. Pantai Bandengan berjarak sekitar 7 KM dari pusat kota
Jepara.
Pantai Bandengan tepatnya terletak di desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Asal-mula pantai ini dinamakan bandengan konon menurut legenda
dikisahkan Amir Hasan putra Sunan Muria yang diperintahkan untuk pergi
memperdalam dan sekaligus mengembangkan ilmu agama ke Kepulauan
Karimunjawa dan sesampainya di daerah pantai ternyata terdapat banyak ikan bandeng, sehingga dinamakan Pantai Bandengan. Tempat ini dulu merupakan tempat yang disenangi oleh R.A Kartini bersama bangsawan Belanda pada masa itu. Pantai ini disebut juga dengan Pantai Tirta Samudra
Panorama yang disajikan berupa hamparan pasir putih yang luas, pantai yang tenang, air yang jernih dan bersih belum terkontaminasi polusi serta rimbunnya pepohonan pandan di sepanjang bibir pantai.
Kami di sana untuk menyegarkan kembali pikiran yang selama ini selalu terjebak oleh rutinitas pekerjaan. Di sana kami bermain Voli pantai, berperahu, berenang ataupun hanya berjalan-jalan di sepanjang tepi pantai sambil menikmati putihnya pasir.
Tapi sayang kami melewatkan pulau di tengah laut yaitu pulau Panjang. Konon katanya pulau tersebut mempunyai kekayaan alam yang indah terdapat berbagai macam flora dan fauna. Untuk mencapai pulai ini pengunjung bisa menyewa perahu atau kapal.
Panorama lain yang tak kalah indahnya yang ditawarkan oleh alam yaitu saat suasana terbenamnya matahari di ufuk barat. Senja di Pantai Bandengan dengan menikmati sunset ditemani sajian makanan yang ditawarkan dari masakan tradisonal jawa hingga masakan eropa.

Subscribe to:
Posts (Atom)
*ijin untuk beberapa foto....